Nathan *18 bulan*

Akhirnya ‘baby’ ini 18 bulan juga. Hehehe
Di 18 bulan ini, Nathan :

  1. Gerahamnya uda 4, lagi suka mengigit dan suka iseng gigit mami sama amah. Haizzz.
  2. Sudah bisa buka penghalang ke balkon. Weleh weleh..
  3. Faforit song : Nobody (Wonder Girls). Kalo sudah dipasang, langsung goyang-goyang. Lumayan lah, jadi punya waktu +- 2-3 menit untuk liat goyangan Nathan. Hahaha
  4. Minggu kemaren sempat sakit radang tenggorokan. Panasnya sampai 39,4 derajat celcius dan sukses bikin mami nya ga tidur 3 malem. Plus encok karena cuma mau digendong seharian. Hahaha. Untunglah setelah ke dokter dan minum obat. Nathan sekarang sudah sembuh. 😀
  5. Pas hari ini, bisa nunjuk diri sendiri, mami dan amah. Jadi pagi-pagi, saya iseng tanya, “Nathan mana ya?”. Dan Nathan pake telapak tangan tepuk-tepuk dadanya. Eh kok ngerti yah, terus iseng tanya lagi, “Mami mana”, Nathan pegang pipi mami (saya sedang jongkok pas tanya). Tanya lagi “Amah mana?”, dia cari amah terus tepuk-tepuk kakinya (amahnya lagi berdiri). Yay kepinteran baru. Hahaha
  6. Suka makan toge dan brokoli rebus. 1 mangkok brokoli habis dan bisa makan sendiri. Camilan sehat ya than. 😀
  7. Suka minum air putih, apalagi kalau pakai gelas. Kalo pakai tempat minum dan sedotan, agak malas minumnya. Begitu ganti pakai gelas, langsung rajin minum. Minum pakai gelasnya ga pake tumpah loh tapi kalau sampai tumpah, Nathan akan ambil kain pel dan pel airnya. Oke than.
  8. Bisa naik tangga lalu main perosotan. Yang jagain masih deg-degan sich, tapi anaknya PD aja naik tangga dan turun di perosotan.
  9. Bisa pakai sepatu sendiri. Sepatunya mirip merk Cr*cs gitu, bisa masukin kaki tapi belum bisa kancingnya. Yah setidaknya kanan kiri sudah benar kalo pakai sepatu, dah lumayan. Hehehe

    Cheers

    Diana

Advertisements

Lebaran 2016

Sebenarnya saya libur lebaran tanggal 1-12 Juli 2016, tapi suami liburnya 3-8 Juli 2016. Untuk mudik ke Sukabumi (rumah mama), kita perkirakan Selasa 4 Juli 2016 tidak macet. Jadi kita berangkat sekitar jam 12 siang, sempat singgah ke Tanjung Duren untuk silaturahmi dulu, lalu baru lanjut ke Sukabumi sekitar jam 1 siang.

Ini adalah highlight mudik ke Sukabumi

Pala

pala

Pala ini adanya di rumah teman mama, lagi ngobrol eh ada omongan tentang manisan pala. Jadi deh kita ke rumah teman mama untuk ‘beli’ pala. Seru loh ambil pala dari pohonnya, eh tepatnya pala di pukul-pukul biar jatuh terus kita ambil dan kumpulkan.

Nah selain pala, ternyata di rumah teman mama ada pohon bunga juga. Saya tidak tahu apa namanya tapi bunganya harum.

Saung Abah

tmp-makan
Pesanan Makanan-Nathan minum teh-labu siam dan namnam

Makan di Saung Abah ini sebenernya ga sengaja. Bosan dengan makanan rumah terus mama rekomen makan disini. Kebetulan mama sudah pernah makan disini dengan teman-temannya dan kata mama, makanannya enak.

Ternyata makanannya beneran enak ( kita pesen ikan goreng asem manis, ayam goreng dan nasi timbel), tehnya juga enak, itu Nathan ampe minta teh terus loh. Maunya minum sendiri di gelas gitu. Hehehe.

Selain makanannya enak, tempatnya juga oke. Ada tempat makan lesehan dan tanaman seperti labu siam (foto diatas) dan pohon namnam (fotonya di tengah bawah foto Nathan). Buah namnam ini sudah langka, jarang ketemu lagi. Senang juga masih bisa ketemu disini.

Jahit baju mertua

bajumertua

Pas di rumah mama, kebetulan ada kain yang cocok dengan selera mertua. Terus mama ukur badan mertua dan bikin pola. Selanjutnya saya potong kain dan jahit bajunya. Hasilnya 2 baju rumah untuk mertua 😀

Oleh-oleh

mochi

Mochi yang biasa kita beli itu Mochi A.Yani. Saya  biasa beli langsung di pabriknya. Biasanya pakai kemasan kotak bambu, hanya pas lebaran kemarin kemasan hanya di kotak saja. Kabarnya sich kemasannya berganti karena pengrajin kotaknya ‘berulah’, semoga nextnya kemasan bisa kembali ke semula ya, karena kemasan mochi dengan kotak bambu itu merupakan ciri khas mochi.

Mochi durian disebelahnya adalah mochi Lampion. Pertama kali makan mochi durian dan ternyata ENAKKK.. Kalo harganya ga lumayan mahal, bakal beli agak banyak deh. Hehehe

Pasar

pasar
Alpuket *kecil tp mantap isinya* – Terung ungu

Ke pasar dan hoki beli aplukat, kecil-kecil alpukatnya tapi isinya mantap. Beli alpukat buat saya itu hoki-hokian. Kalau dapat yang bagus, hepi bangetttt.. :D. Terus nemu terung ungu juga, lucu aja sich makanya difoto dan dipajang di sini fotonya. Hehehe.

Uyen

uyen

Ada yang tau ‘Uyen’, dipasar biasa dijual 1 pcs 5 ribu rupiah. Kebetulan pas ke pasar ketemu bahan dasarnya (talas belitung), 1 kilo 8 ribu saja. Setelah diolah, 1 kilo talas belitung jadi banyak uyen. Makan sampe puas *yayyyyy*

Cheers

Diana

Nathan *17 Bulan*

Tanggal 11 September 2016, Nathan panas, dan ternyata muncul gigi geraham kiri bawah

Jadi di 17 bulan ini, Nathan

  1. Muncul 3 gigi geraham, setelah dicek lagi ternyata muncul geraham atas bawah kiri dan geraham kanan atas.
  2. Suka main telpon, baik handphone maupun telpon biasa. Kalau ada suara telpon, Nathan akan cepat-cepat datang untuk ikut denger dan kadang-kadang bicara.
  3. Lancar buka seleting. Artinya harus ingat untuk simpan tas di tempat yg aman kalau tidak mau isi tas dikeluarkan dan dijadikan mainan. Hehehe
  4. Suka main ke tetangga. Pintu terbuka, dia kadang keluar untuk ke tetangga dan cari teman main. Kebetulan ada 1 koko yang cocok main dengan Nathan. Jadi Nathan sering cari koko untuk main.
  5. Sejak balik dari rumah mertua, jadi makin nempel. Kalau weekend, kemana-mana bareng dan ikut-ikut terus. Pas hari minggu (18 Sept 2016) malah tidur siang maunya di dada mami. Persis kaya waktu masih baby. Untunglah kalo maminya pergi kerja, Nathan ga rewel, cuma melihat dengan muka datar tanpa ekspresi 😀

Cheers

Diana

12 Agustus – 12 September 2016

Ada apa dengan tanggal diatas? Hehehe

Jadi ceritanya Nathan dibawa ke kampung halaman mertua karena mertua ada beberapa keperluan disana yang memerlukan waktu agak lama. Rencananya sich 2 minggu, cuma jadinya sebulanan. Selama ini emang Nathan dijaga mertua pas kita kerja, jadi pas mertua harus pulang ya Nathan ikut, plus bawa mba (yang biasa bantu) juga dari Jakarta.

Jadi apa yang dilakukan mami Nathan selama Nathan ga ada, selain kerja tentunya ya :P. Weekend ada waktu untuk bikin-bikin dengan waktu agak bebas. Inilah yang saya lakukan pas Nathan dibawa mertua .

Permak Celana Jeans

permak-jeans
Kebetulan ada tetangga minta celana jeans nya dipermak, 1 jeans dikecilkan pinggangnya, 1 lagi dipotong jadi selutut

Celana Pendek

celana-pendek
Biar cerah, dimix pakai kain merah

Topi rajutan

topi-rajut
Saya buat untuk baby teman yang tinggal di UK. Topi ini untuk ukuran 1-2 tahun

Piyama

piyama
Pertama kalinya gunting dan jahit tanpa tanya mama. Deg-degan banget pas potong kain dan jahit, tapi berhasil 😀

Kemeja

 

kemeja
Ini juga gunting kain dan jahit tanpa tanya mama. Berhasil juga 😀

Kantong Kain

kantung-kain
Pesanan teman untuk kantong HP nya.

Sempat permak celana yang bolong, ganti karet celana dan potong tangan baju, cuma ga di foto. Lumayan lah untuk 1 bulan ya. 😀

 

Cheers

Diana

Piyama Nathan

Sebenarnya piyama ini dah jadi sejak Maret 2016. Ceritanya hadiah ulang bulan yag ke-11. Cuma belum beres-beres juga draft blognya. Mumpung ada waktu, draftnya dicicil untuk diselesaikan 😀

Setelah bikin celana Nathan, masih ada kain buat bikin celana (lagi). Tapi kali ini kainnya agak banyak, jd bisa sekalian bikin bajunya juga.

Kalau celana nya masih sama seperti celana Nathan yang lama, tapi agak diubah-ubah sedikit biar ga sama banget modelnya (plus dipanjangin) :D. Untuk pola nya baju, seperti biasa yg buat c mama (Nyokap Diana)

kemeja nathan

Setelah proses gunting dan jahit, TARAAAAAAAAA…….. Jadi deh celana dan baju Nathan 😀 😀

Happy banget pas bajunya dicuci dan dipake ke Nathan, dia senyum-senyum dan betah dipake. 😀

athan sama piyama

Next buat apa lagi yah. Hehehe

Cheers

Diana

Double Bib

Setelah membuat DIY Bib Nathan dengan dasi kupu-kupu . Saya mulai googling model bib yang lain. Lalu ‘jatuh cinta’ dengan bib dengan model dasi lainnya. Tidak ada polanya (setidaknya tidak ada yang gratis), kalo pola berbayar sich ada. :D. Karena ga mau beli pola, jadi saya kira-kira buat pola bib nya, sekaligus pola dasinya.

Dan setelah proses membuat pola, memilih bahan, beli kain keras (buat dasinya), beli benang (karena tidak punya benang yang match sama kainnya), gunting kain, menjahit bib. Inilah hasilnya

bib resize

2 bib ini polanya agak lain. Bib yang kotak-kotak biru (dasi merah), polanya sedikit lebih besar dari bib warna biru (dasi tosca). Beda kira-kira 0.5 cm saja sich. Tp saya merasa untuk pola lebih oke yang bib warna biru. Lebih proposional. Hehehe

Next nya, saya ingin menyempurnakan pola bib nya lagi #ketagihan-bikin-bib

Cheers

 

Diana

Nathan *15 bulan*

Hari ini Nathan 15 bulan. Yayyyyy..

  1. Giginya sudah 8, gigi ke-7 (atas kiri) keliatan pertama kali tanggal 15 Juni 2016 sedangkan gigi ke-8 (atas kanan) kelihatan tanggal 2 Juli 2016.
  2. Suka main air, berenang dan mandi jadi susah udahan.
  3. Tidur siangnya mulai cuma 1x per hari, tapi lamanya sekitar 3 jam lebih. Biasa mulai jam 10 pagi sampai 1 siang. Kalau bangun jam 12 siang, jam 3 sore tidur lagi.
  4. Pagi sore, kadang malas makan nasi, jadi masak bubur kasar untuk makan Nathan. Siang mau makan nasi dengan apapun yang dimasak hari itu.
  5. Sejak bisa jalan, suka jalan kemana-mana. Pintu depan kalau terbuka, bisa jalan sendiri ke rumah tetangga, harus extra jagainnya plus pintu juga harus ditutup atau diberi penghalang biar Nathan tidak keluar.
  6. Punya tempat kesukaan, kita sebut ‘lubang’. Jadi antara kasur dan tembok ada sedikit tempat kosong, tempatnya kita isi bantal dan guling. Nathan suka main di tempat kosong ini, sekalian suka menyimpan benda-benda kesukaannya (contohnya remote tv dan remote ac).
  7. Sukaaaa makan toge. Cah toge atau toge yang ada dimanapun, suka banget. Hahaha

Cheers

 

Diana